Rabu, 25 November 2015

SMK NEGERI 1 SIDOARJO

Assalamualaikum  Wr. Wb.
          Saya selaku siswa dari SMKN 1 Sidoarjo ingin memperkenalkan sekolah SMKN 1 Sidoarjo yang terletak di jalan Monginsidi, Desa Sidoklumpuk . SMKN 1 Sidoarjo ini kepala sekolahnya adalah Drs. Heru Mursanyoto, MM. Untuk kode posnya adalah “61215”. Jika ingin menghubungi atau ingin mengirim Fax ke sekolah kami, silahkan hubungi di nomer ini :  031-8965636 ”. Dan untuk alamat E-mail atau Website kami, silahkan anda mengunjungi di alamat ini :
E - Mail
:
Website
:

Di bawah ini adalah foto sekolah SMKN 1 Sidoarjo yang berada di halaman depan sekolah :

Dan katanya bahwa SMKN 1 Sidoarjo ini pada tahun 2014 akan  beraubah seperti
 gambar yang ada di bawah ini :



Adapun Visi dan Misi dari SMKN 1 Sidoarjo adalah sebagai berikut :
Visi SMK Negeri 1 Sidoarjo
  adalah : " Prima dalam Pelayanan, Unggul dalam Prestasi, Terampil dalam   Karya 
Misi SMK Negeri 1 Sidoarjo
Misi SMK Negeri 1 Sidoarjo dapat dijabarkan sebagai berikut :
1.    Menumbuhkan dan meningkatkan, pengamalan ajaran agama dan norma – norma yang berlaku dalam rangka pembentukan kepribadian yang bertanggungjawab dan mandiri.
2.    Menumbuhkan dan meningkatkan semangat kerja sehingga dapat meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Pelatihan melalui Peningkatan Etos Kerja, Disiplin Kerja dan Lingkungan Sekolah yang Kondusif.
3.    Melaksanakan model pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan dengan memberikan pelayanan yang sesuai kebutuhan dan kemampuan peserta didik. 
4.    Mendorong dan membantu setiap peserta didik untuk mengenal potensi dirinya melalui kegiatan ekstrakurikuler.
5.    Menumbuhkan buduaya bersih dan rasa memiliki sehingga dapat menumbuhkan kesadaran pentingnya kebersamaan dan keserasian.
SMK Negeri 1 Sidoarjo ini adalah salah satu SMK yang ada di Kabupaten Sidoarjo dan merupakan Sekolah Kejuruan pertama yang berada di Kabupaten Sidoarjo, ikut berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia sebagai tenaga kerja yang tangguh, mampu bersaing, memiliki kompetensi, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu menghasilkan produk unggul. Akan tetapi pada kenyataannya sarana dan prasarana praktek di SMK Negeri 1 Sidoarjo jauh dari mencukupi, sehingga sangat sulit rasanya SMK Negeri 1 Sidoarjo dapat mewujudkan misinya yang bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia sebagaimana yang diuraikan diatas. Sejak awal berdirinya pada tahun 1975, sekolah ini dirancang sebagai sekolah induk, dimana pembelajaran teori dilaksanakan di sekolah induk, dan pembelajaran praktek dilaksanakan di Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Surabaya, namun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa masalah antara lain :
         Lokasi tempat praktek yang cukup jauh, dan untuk menuju tempat praktek memakan waktu relatif cukup lama, menimbulkan permasalahan tersendiri bagi siswa pada saat melaksanakan praktik; antara lain : faktor keselamatan siswa dalam perjalanan yang cukup rawan, keterlambatan siswa sampai di tempat praktek (BLPT Surabaya), munculnya biaya tambahan di luar biaya sekolah berupa biaya transportasi yang dirasa cukup memberatkan oleh orang tua/ wali murid. Adanya pengembangan program studi, mengakibatkan tidak seluruh program studi yang ada di SMK Negeri 1 Sidoarjo dapat melaksanakan praktek di BLPT Surabaya.
        Melihat permasalahan tersebut, maka pada awal Tahun Ajaran 1996/1997 SMK Negeri 1 Sidoarjo memulai melaksanakan praktik sendiri di SMK Negeri 1 Sidoarjo ,serta melakukan kerja sama dengan SMK Negeri 3 Buduran (dahulu STM Negeri Perkapalan) untuk beberapa program keahlian yang peralatannya belum ada di SMK Negeri 1 Sidoarjo.
        Dengan menyadari adanya kekurangan seperti tersebut diatas, maka mulai awal tahun 1997, SMK Negeri 1 Sidoarjo memulai menyiapkan diri untuk menjadi sekolah mandiri, dengan melaksanakan praktek dasar di sekolah sendiri. Sarana/Prasarana praktek dasar yang ada saat ini diusahakan dengan melalui beberapa cara, yaitu :
1.    Mengubah beberapa ruang teori, ruang genset, gudang, dan tempat parkir sepeda siswa menjadi bengkel praktek.
2.    Memfungsikan kembali beberapa peralatan praktek ex Sekolah Teknik Negeri (ST Negeri) yang masih layak pakai (peralatan ini berasal dari ST Negeri Waru, Sidoarjo dan ST Negeri Probolinggo).
3.    Mengadakan peralatan baru dengan bantuan dana dari siswa baru, melalui sumbangan Komite Sekolah.
4.    Mendapatkan sumbangan peralatan dari dunia usaha/dunia industri.
          Dari usaha tersebut, saat ini telah dapat diadakan beberapa bengkel praktek dasar namun dengan kondisi yang masih kurang memadai.
         SMK Negeri 1 Sidoarjo didirikan pada tahun 1975 yang pada awalnya berasal dari STM Sidoarjo ( Swasta ), yang berlokasi di Jalan Jenggolo No. 1 Sidoarjo dengan membuka 2 jurusan yaitu Teknik Mesin Produksi dan Bangunan Gedung.
          Kemudian Pada tahun 2000 menjadi SMK negeri 1 Sidoarjo yang berlokasi di Jalan Monginsidi tepatnya di Desa Sidoklumpuk Kecamatan Sidoarjo. Seiring dengan tuntutan dunia usaha / industri dan juga kurikulum yang ada maka pada awal tahun 1999 menambahkan 5 Program Keahlian lagi sehingga menjadi 7 program keahlian.
Ketujuh program keahlian tersebut, yaitu :
1.    Teknik Konstruksi Kayu ( TKY )
2.    Teknik Gambar Bangunan ( TGB )
3.    Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik ( TPTL )
4.    Teknik Audio Video ( TAV )
5.    Teknik Pendingin dan Tata Udara ( TPTU )
6.    Teknik Pemesinan ( TPM )
7.    Teknik Mekanik Otomotif ( TMO )
Oleh karena itu SMK Negeri 1 Sidoarjo mengajukan proposal permohonan bantuan Peningkatan Pelaksanaan Maintenance & Repair (MR) dan Pengadaan Peralatan Praktek melalui Program Subsidi Layanan Dasar (Schoolgrant - SMK). Diharapkan dengan adanya pembenahan ke dalam khususnya Perbaikan dan Perawatan peralatan praktik serta penambahan peralatan praktik, maka SMK Negeri 1 Sidoarjo nantinya mampu melaksanakan Program Pendidikan yang telah direncanakan sesuai dengan kebijakan Menteri Pendidikan Nasional tentang Pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup (life skill education) melalui pendekatan berbasis luas (Broad Base Education)
Adapun sarana dan prasarana yang dimiliki SMK Negeri 1 Sidoarjo adalah sebagai berikut : 

1.    Luas tanah : 3,1 Ha
2.    Bangunan Permanen milik sendirif
3.    Ruang kelas yang memadai, nyaman dan dibantu dengan pemakaian LCD projector
4.    Ruang perpustakaan yang nyaman
5.    Masjid yang cukup luas dan nyaman
6.    Ruang lab KKPI yang lengkap dan ber AC
7.    Ruang laboratorium Bahasa Inggris
8.    Ruang laboratorium Kimia
9.    Ruang laboratorium Fisika
10. Ruang kesenian
11.  Bengkel / ruang Autocad ( gambar bangunan )
12. Ruang Gambar Manual
13.   Bengkel Elektronika
14.   Bengkel Kayu
15.   Bengkel Pendingin
16.   Bengkel Otomotif
17.   Bengkel Pemesinan
18.   Kantin Siswa dan Guru
19.   Koperasi Siswa
20.Ruang UKS
21.   Kamar mandi yang bersih dan   banyak
22.Lapangan Upacara
23.Lapangan Bola voli dan Basket
24.Wall Clambing
25.Ruang OSIS
26.Ruang Ekstra Kulikuler
27.Taman Sekolah

Dan di SMKN 1 Sidoarjo ini ada beberapa ekstrakulikuler, antara lain :
            1. PASKIBRA
            2. HISPALA
            3. SKI
            4. Jujitsu
            5.PRAMUKA
            6. dan lain lain
Dan yang terakhir saya ingin memberi tahukan bahwa di SMKN 1 Sidoarjo tersebut sangat menerapkan sikap disiplin, misalnya, jika siswa membawa motor ke sekolah, lalu sampai di depan sekolah, maka siswa tersebut harus turun dan mendorong hingga agak jauh mungkin 3 meter , baru ia dapat meneruskan perjalannya ke tempat parkir dengan menaiki motornya kembali, dan bila siswa tersebut memakai jaket, maka harus dilepas, karena di dalam SMKN 1 Sidoarjo tidak boleh ada  yang memakai jaket.
        Sekian perkenalan dari sekolah saya, bila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati, saya sangat meminta maaf,     
    Wassalammualaikum Wr.Wb .....

Rabu, 21 Oktober 2015

narkoba dan pengertian nya

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 35 tahun 2009). Narkotika digolongkan menjadi tiga golongan sebagaimana tertuang dalam lampiran 1 undang-undang tersebut. Yang termasuk jenis narkotika adalah:
  • Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
  • Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Terdapat empat golongan psikotropika menurut undang-undang tersebut, namun setelah diundangkannya UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, maka psikotropika golongan I dan II dimasukkan ke dalam golongan narkotika. Dengan demikian saat ini apabila bicara masalah psikotropika hanya menyangkut psikotropika golongan III dan IV sesuai Undang-Undang No. 5/1997. Zat yang termasuk psikotropika antara lain:
  • Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandrax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Syntetic Diethylamide) dan sebagainya.
Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat, seperti:
• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether dan sebagainya.

Penyebaran

Hingga kini penyebaran penyalahgunaan narkoba sudah hampir tak bisa dicegah.[butuh rujukan] Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.[butuh rujukan]Tentu saja hal ini bisa membuat orang tua, organisasi masyarakat, dan pemerintah khawatir.
Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan[butuh rujukan], namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.[butuh rujukan] Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak adalah pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan untuk mengawasi dan mendidik anaknya agar selalu menjauhi penyalahgunaan Narkoba.

Kelompok Berdasarkan Efek

Berdasarkan efek yang ditimbulkan terhadap pemakainya, narkoba dikelompokkan sebagai berikut:
  • Halusinogen, yaitu efek dari narkoba bisa mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu. Contohnya kokain & LSD.
  • Stimulan, yaitu efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak lebih cepat dari biasanya sehingga mengakibatkan penggunanya lebih bertenaga serta cenderung membuatnya lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.
  • Depresan, yaitu efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan tertidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw.
  • Adiktif, yaitu efek dari narkoba yang menimbulkan kecanduan. Seseorang yang sudah mengonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak. Contohnya: ganja, heroin, dan putaw.
  • Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya mengakibatkan kematian.

Jenis

  • Heroin atau diamorfin (INN) adalah sejenis opioid alkaloid.
Heroin adalah derivatif 3.6-diasetil dari morfin (karena itulah namanya adalah diasetilmorfin) dan disintesiskan darinya melalui asetilasi. Bentuk kristal putihnya umumnya adalah garam hidroklorida, diamorfin hidroklorida. Heroin dapat menyebabkan kecanduan.
  • Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).
Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang.